Connect with us

Yuk, Mengenal Makanan Khas Rusia!

INTERMEZO

Yuk, Mengenal Makanan Khas Rusia!

Kebab ala Rusia disebut shashlyk. Daging domba atau sapi yang dipanggang dan disajikan dengan nasi dan sayur segar : Aleksei Isachenko /Shutterstock

Yuk, Mengenal Makanan Khas Rusia!

AJANG sepak bola terbesar di dunia kini sedang digelar di Rusia. Tak ayal, negeri Beruang Merah tersebut akan disesaki oleh setengah juta turis dari seluruh dunia yang hadir untuk mendukung negara jagoannya di lapangan hijau.

Para pelancong tentunya harus beradaptasi dengan berbagai hal, terutama soal makanan dan minuman lokal.

Oleh karena itu, yuk kenali beberapa menu dan hidangan tradisional dari Rusia yang kabarnya soal rasa cukup beragam dan menggugah selera.

Sup menjadi makanan pembuka umum yang ditawarkan di berbagai restoran. Salah satu yang disuka adalah sup borscht. Makanan ini populer di negara Eropa Timur dan Tengah seperti Rusia dan Ukraina. Bahan utamanya adalah buah bit sehingga warna yang dihasilkan adalah merah. Orang lokal juga kadang menyebutnya dengan sup merah.

Di beberapa negara, sebagian warga mengganti bit dengan tomat hanya sebagai tambahan untuk penguat warna merah saja. Sup dimasak dengan aneka sayuran seperti kol, wortel, kentang, bawang bombay dan bawang putih serta tidak lupa kaldu daging atau ayam. Rasa gurih berlapis dalam sup ini sangat enak dengan tambahan satu sendok krim asam segar.

Lalu, yang kedua, disebut juga shchi.

Ini sup yang berwarna bening, kadang disebut dengan sup kubis yang tentu saja berbahan kubis segar atau yang telah difermentasi. Shchi terdiri dari irisan kentang, wortel, bawang, dan tambahan daging ayam sesuai selera.

Nah, untuk penggemar daging, bisa mencoba solyanka. Sup ini berisi aneka jenis daging seperti misal termasuk sosis, daging babi, ham, dan daging sapi, juga ditambah sayuran seperti kubis, wortel, bawang, dan kentang.

Bagi Anda penyuka ikan, cobalah sup ukha. Mirip seperti solyanka namun berisi irisan daging ikan seperti ikan cod, salmon dan sturgeon dimasak dan disajikan dalam kuah kaldu bening.

Cocok disajikan hangat dan kuahnya bercita rasa gurih, sup ikan ini tepat untuk dikonsumsi kapan saja mulai saat sarapan, waktu makan siang, atau juga makan malam. Bahkan ukha juga menjadi salah satu menu lezat yang sering dinikmati warga muslim Rusia untuk berbuka puasa.

Untuk hidangan utama, daging panggang ala Rusia patut dicoba. Disebut dengan nama shashlyk adalah hidangan khas daging sapi yang penyajiannya mirip satai. Dibakar di atas arang kayu, hidangan ini bisa dibuat dari aneka daging mulai sapi, domba, ayam atau ikan salmon.

Namun, yang membedakan adalah alat penusuk daging terbuat dari besi dan bukan kayu atau batang bambu yang membuat daging lebih matang sempurna dengan panas yang rata. Penggunaan media besi mengingatkan kita pada hidangan khas Bantul, Yogyakarta yaitu sate klatak.

Shashlyk disajikan dengan kentang, atau juga dengan nasi, dilengkapi sayuran seperti tomat, ketimun dan sayuran segar sesuai selera.

Hidangan berbahan daging lain yang juga tidak kalah lezat adalah stroganoff. Hidangan klasik terdiri dari potongan daging sapi dengan saus krim dengan jamur atau tomat yang ditumis bersama saus smetana, yakni saus khas Rusia yang memiliki rasa asam. Makanan ini sering disajikan dengan nasi, mi, atau kentang dan. Lalu, untuk menambah cita rasa, potongan paprika, bawang bombay dan bubuk oregano akan melengkapinya.

Satu hidangan yang tidak boleh ketinggalan adalah kaviar, atau telur ikan. Disajikan dengan roti tawar yang sedikit keras, menjadi hidangan favorit saat zakuska atau sarapan.

Ada juga sejenis pangsit yang populer di sana, disebut dengan nama pelmeni. Pelmeni biasanya diisi dengan bakso atau daging cincang. Untuk pilihan biasanya adalah daging sapi atau babi. Adonan tepung terigu, telur dan garam secukupnya dihaluskan dengan mentega dan diberi krim asam. Pelmeni bisa dimakan tanpa pendamping atau disajikan dalam sup kaldu.

Untuk hidangan ringan, bisa juga mencoba blini. Mirip dengan crepes yang juga disajikan dengan berbagai isian, misal selai, keju, bawang, atau bahkan sirup cokelat. Hidangan blini menjadi salah satu bagian penting dari masakan Rusia, karena dirayakan dalam festival yang disebut Maslenitsa untuk mensyukuri awal musim semi yang datang.

Bagaimana dengan minuman?

Pasti terlintas di benak awam adalah minuman beralkohol seperti vodka. Jangan takut, ternyata warga Rusia pada umumnya peminum teh dan kopi. Untuk yang paling populer di sana adalah bir.

Kvass adalah minuman fermentasi gandum hitam yang menyegarkan dengan sedikit karbonasi, meskipun memiliki kandungan alkohol yang sangat sedikit, tetapi jenis ini tidak dianggap sebagai minuman beralkohol.

Minuman ini dinikmati baik oleh orang tua, muda-mudi, maupun anak-anak. Di Rusia, kvass bahkan dinyatakan sebagai minuman nasional.

 

(*)

 

Komentari dengan Facebook
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Yang lain di INTERMEZO

Trending

Dukung Kami!

Yang BARU!

To Top